Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

keterangan

Buka DM 3 KAMMI Sumsel, Wakil Ketua DPRD PALI Dorong Lahirnya Pemimpin Beriman dan Berilmu

Selasa, 23 Desember 2025 | Desember 23, 2025 WIB Last Updated 2025-12-24T06:10:57Z


 

Firdaus Hasbullah Tekankan Peran Strategis DM 3 KAMMI dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045


Palembang , Sumaterannewss. Com, — Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Wilayah Sumatera Selatan secara resmi membuka kegiatan Pembukaan dan Stadium General Daurah Marhalah Tiga (DM 3) Sumatera Selatan Tahun 2025 dengan tema “Great Leaders, Great Influencers: Energi Indonesia Emas 2045”. Kegiatan ini digelar di Balai Diklat Keagamaan Palembang, Selasa (23/12) malam, dan menjadi momentum strategis dalam penguatan kaderisasi kepemimpinan mahasiswa Muslim tingkat lanjut.

Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten PALI, Firdaus Hasbullah, S.H., M.H. Acara ini turut dihadiri Prof. Dr. Eng. Khoirul Anwar, S.T., M.Eng., penemu sekaligus pemilik paten teknologi Double TFF untuk pengembangan jaringan 4G, 5G, dan 6G. Hadir pula Ketua Umum PW KAMMI Sumsel Rangga Geni, S.Pd, Ketua Pelaksana DM 3 Wilayah Sumsel Dendy Gumara, serta puluhan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Firdaus Hasbullah menegaskan bahwa DM 3 merupakan tahapan paripurna dalam proses pengkaderan KAMMI, yang setara dengan latihan kepemimpinan tingkat lanjut di berbagai organisasi mahasiswa nasional.

Menurutnya, kepemimpinan tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang sarat pembelajaran, pengujian, dan kesabaran. Ia menekankan bahwa Islam memandang kepemimpinan sebagai amanah besar yang menuntut pertanggungjawaban, tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Oleh karena itu, iman dan ilmu harus berjalan beriringan dalam membentuk karakter pemimpin yang berintegritas.

“Kegiatan DM 3 ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi proses pembentukan karakter yang sistematis. Harapannya, setelah selesai, para peserta mampu beradaptasi di tengah masyarakat, baik sebagai birokrat, politisi, maupun penggerak sosial, dan menjadi pemimpin yang benar-benar dibutuhkan umat dan bangsa,” ujarnya.

Firdaus juga berpesan agar seluruh peserta mengikuti rangkaian DM 3 dengan penuh kesungguhan. Menurutnya, kesempatan mendapatkan pelatihan kepemimpinan dan pengkaderan intensif seperti ini akan semakin jarang ditemui setelah tidak lagi berstatus sebagai mahasiswa.

“Keseriusan dalam proses ini akan menentukan kualitas kepemimpinan di masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum PW KAMMI Sumsel Rangga Geni menjelaskan bahwa DM 3 merupakan jenjang akhir dalam alur pengkaderan KAMMI yang wajib diikuti oleh seluruh anggota. Pada tahap ini, peserta dibekali wawasan komprehensif, mulai dari isu politik, ekonomi, hukum ketatanegaraan, hingga dinamika global.

DM 3 Sumatera Selatan diikuti sekitar 60 peserta yang berasal dari berbagai daerah, seperti Aceh, Jambi, Lampung, dan wilayah lainnya di Indonesia.

“Kami menghadirkan akademisi dari berbagai perguruan tinggi, seperti UIN dan UNSRI, agar peserta mendapatkan perspektif keilmuan yang komprehensif. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat dibawa kembali ke daerah masing-masing dan diwujudkan dalam karya nyata sesuai bidang keilmuan mereka,” jelas Rangga.

Ia juga menegaskan komitmen sosial KAMMI melalui sejumlah program kemanusiaan, salah satunya Rumah KAMMI Peduli, yang aktif terlibat dalam penanganan bencana di berbagai wilayah Sumatera.

“Kami mengelola bantuan lebih dari satu miliar rupiah untuk disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak, berupa paket sembako, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana DM 3 Wilayah Sumsel Dendy Gumara menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan sejak proses pendaftaran hingga pembukaan. Ia berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan hingga tuntas dan menyerap ilmu secara optimal dari para narasumber.

“Semoga DM 3 ini menjadi bekal berharga dalam membentuk pemimpin Muslim yang berkarakter, berwawasan luas, dan mampu memberikan solusi nyata bagi umat dan bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

×
Berita Terbaru Update