PAINAN-PESSEL
Sumaterannewss.Com– Suasana khidmat menyelimuti halaman Kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Pesisir Selatan pada Kamis pagi (26/2/2026). Apel rutin yang digelar di pusat kota Painan tersebut menjadi momentum penting bagi jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk merefleksikan kembali peran mereka sebagai pelayan publik.
Apel pagi ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Bapak Muh Sanusi, SH. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa nilai utama dari seorang abdi negara bukan sekadar menuntaskan administrasi, melainkan kemampuan untuk memberikan pelayanan prima yang menyentuh sisi kemanusiaan.
Melayani dengan Hati
Menurut Muh Sanusi, tantangan di Dinas Sosial sangat spesifik karena masyarakat yang datang umumnya sedang menghadapi kesulitan. Oleh karena itu, ASN dituntut memiliki empati yang tinggi.
"ASN harus mampu mengobati hati masyarakat melalui pelayanan prima. Kita ingin kantor ini bukan sekadar gedung birokrasi, tetapi menjadi Rumah Aspirasi bagi setiap warga yang datang membawa harapan," ujar Muh Sanusi di hadapan peserta apel.
Waspadai 'Uji Petik' Pejabat Menyamar
Lebih lanjut, beliau mengingatkan seluruh staf agar tidak tebang pilih dalam memberikan bantuan. Beliau memberikan catatan khusus mengenai kemungkinan adanya pengawasan terselubung atau "uji petik" dari pimpinan tingkat atas.
Tak jarang, tokoh atau pejabat dari tingkat provinsi maupun pusat datang menyamar sebagai warga biasa tanpa identitas resmi. Tujuannya adalah untuk menguji secara langsung sejauh mana prinsip pelayanan diterapkan di lapangan.
"Jangan hanya ramah jika tahu yang datang itu pejabat. Kadang, mereka menyamar menjadi masyarakat biasa untuk melihat integritas dan kesigapan kita. Siapa pun yang datang, sambutlah dengan standar pelayanan terbaik kita," tegasnya.
Melalui penekanan ini, Dinsos P3A Pesisir Selatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik agar setiap urusan masyarakat dapat terselesaikan dengan cepat, transparan, dan memanusiakan manusia.
(Tim)

