Jati – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lahat bersama SPPG Muara Siban kembali menyalurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kategori 3B (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita) kepada masyarakat di tiga desa di Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Senin (13/07/2026).
Sebanyak 325 penerima manfaat menerima bantuan tersebut. Rinciannya, Desa Jati sebanyak 205 penerima manfaat, terdiri dari 175 balita, 18 ibu hamil, dan 12 ibu menyusui. Sementara Desa Kuba menerima 57 penerima manfaat dan Desa Muara Siban sebanyak 63 penerima manfaat.
Selain menyasar kelompok 3B, SPPG Lahat dan SPPG Muara Siban juga setiap hari mendistribusikan makanan bergizi kepada 2.324 penerima manfaat dari kalangan pelajar di wilayah kerjanya.
Kepala SPPG Lahat, M. Badri Yafie, SE, mengatakan Program MBG merupakan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.
“Program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah agar ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak-anak sekolah memperoleh asupan gizi yang baik. Kami berkomitmen menjalankan pendistribusian secara tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah,” ujarnya.
Kegiatan pendistribusian turut dihadiri Camat Pulau Pinang, Jhon Adri Agustian, S.H., M.M.dan UPTD BKKBN Kecamatan Pulau Pinang, Yudi Gumay, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di wilayah tersebut.
Sementara itu, Mitra SPPG Muara Siban, Meria Purnama, SE, menjelaskan bahwa pengelolaan Program MBG di Kecamatan Pulau Pinang telah dilaksanakan sesuai dengan standar operasional yang ditetapkan pemerintah.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Pulau Pinang sudah berjalan sesuai standar. Gedung MBG yang kami kelola berada di Desa Muara Siban dan seluruh sarana maupun proses pengolahannya telah memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah,” kata Meria.
Ia menambahkan, seluruh makanan yang didistribusikan kepada para penerima manfaat disiapkan dengan memperhatikan standar kebersihan, keamanan pangan, serta kandungan gizi sesuai petunjuk pemerintah.
“Kami memastikan setiap menu yang disajikan memenuhi standar gizi dan kualitas sebagaimana instruksi pemerintah. Harapan kami, program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung tumbuh kembang anak-anak dan kesehatan ibu hamil maupun ibu menyusui,” tuturnya.
Program MBG diharapkan terus memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menjadi salah satu upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Lahat, khususnya di Kecamatan Pulau Pinang.
(NOPIARMAN S.I.P)

