Banyuasin Sumateran News Com.
Kepala sekolah SDN 13 Kecamatan Muara Sugihan kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan, tidak disiplin tidak terima ketika di tegur Wartawan.
Kronologisnya, pada hari kamis tgl.30 Juli 2026,kira kira pukul 10.00 wib. Wartawan Sumatran New,mendatangi sekolaha. SDN 13 Muara Sugihan,dengan tujuan melakukan kontrol sosial sebagai petugas jurnalistik.
Setibanya dikantor SDN 13 Muara Sugihan,wartawan masuk kantor menanyakan dimana kepala sekolah.Lantas dijawab oleh seorang Guru laki laki berbadan ramping rambut ikal dia tidak menyebut namanya.
Jawabnya pertama kepala sekolah tidak ada. Setelah wartawan tanya lagi kepala sekolah kemana? Di jawab lagi oleh Guru tersebut, kepala sekolah tidak bisa di ganggu karna lagi rapat,ujar Guru.
Guru balik tanya anda dari mana pak, tanya Guru kepada Wartawan.
Wartawan menjawab saya wartawan Sumatran News,jawab wartawan sambil mberikan 1 Eksmplar koran kepada sang Guru.
Guru berkata sekolahan kami tidak langganan koran kenapa kamu datang kesini ujar guru dengan nada tinggi.
Watawan menjelaskan bahwa wartawan punya hak melakukan tugas kontrol sosial di sekolah ini.
Sudah beberapa kali saya datang di sekolah ini namun tidak ketemu kepala sekolah.
Gurudengan nada tinggi kami tidak berlangganan koran tidak menerima langganan koran.
Wartawan bertanya lagi kepala sekola tolong suruh kesiani saya mau konfermasi dengan kepala sekolah.
Guru tersebut memanggil kepala sekola.
Dan kepala Sekolah menemui Wartawan dengan bertamya kepada wartawan,ada apa pak? Tanya kepala sekolah kepada wartawan. Saya mau klarifikasi Bu! Saya beberapa kali datang kesekolah ini tidak jumpa kepala Sekolah.
Mendengar omongan wartawan bahwa kepala sekolah tidak ada ketika wartawan datang ke sekolahan SDN 13 tersebut,kepala sekolah ber inisial Er. Langsung ngegas bicara keras mengatakan wartawan hanya mencari cari kesalahan sekolah termasuk kepala sekolah, dia tidak terima. Kamu kesini hanya mencari cari kesalahan,katanya dengan marah marah.
Wartawan menjelaskan saya datang kesekolah ini ada3 kali dan dua kali sudah isi buku tamu sebagai bukti bahwa saya benar benar datang kesekolah ini ujar wartawan menjelaskan kepada Er.
Er. Seketika perintahkan para guru yang ada di kantor,untuk mencari buku tamu ternyata buku tamu yang di cari oleha semua guru di kantor itu tidak ketemu.
Lantas nah ini bukti sekolahan SDN 13 tidak disiplin ,kata wartawan kepada kepala sekolah yang di saksika para Guru lebih dari tiga orang di kantor tersebut.
Sekolahan SDN 3 selain tidak disiplin,ruang kantornya acak acakan tidak rapi.
Kepala sekolah Er.mulai tambah naik pitam marah sejadi jadinya kepada Guru dan Wartawan pada saat itu.
Sambil bicara panjang lebar seolah merendahkan wartawan.
Saya kalau tidak masuk itu ada kepentingan sekolah untuk ambil gelar S.2. Ujarnya sambil mengumbar kemarahan.
Karna kepala sekolah keadaan membeludak dan emosi maka wartawan memutuskan meninggalkan tempat untuk pamit denga tujuan menyampaikan kejadia tersebut kepada petugas pengawas sekolah di kantor UPTD di kecamataMuara Sugihan.
Sesampainya di kantor UPTD
Wartawanmenceritakan kejadian yang di alamioleh Wartawan yang adu Argumen dengan kepala sekolah SDN 13.
Wartawan menceritakan kejadiannya seperti yang tersebut diatas kepada pengawas sekolaha bernama H.Maryani.
Pengawas menerima laporan dengan mengucap kan trimakasih atas laporanya,ini akan saya Jadikan bahan Evaluasi kami pak,nanti akan saya tegur jangan sampai ada kejadian yang serupa untuk kedepannya ujar H.Maryani selaku pengawas sekolahan.(Sugi)***

