Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

keterangan

Mohon Bantuan Pak Walikota Palembang : "Ada Genangan Air Setinggi 40 Cm Tampak Keruh, Kotor Melanda Lorong Karya Jasa II, Tembusan RT 08, Kelurahan 16 Ulu, Plaju

Selasa, 07 April 2026 | April 07, 2026 WIB Last Updated 2026-04-08T01:05:42Z



Palembang.Sumatera Newss.com, -Berbagai macam cara di setiap perkampungan penduduk yang kita jumpai para warga mengadakan bakti sosial kebersihan seperti gorong-gorong (drainase, utilitas), yang rasa memiliki, agar air mengalir pada tempatnya terhindar dari penyumbatan aliran air pembuangan. 


Lalu kemudian lagi aspek fenomena alam akan geliat pembangunan rumah warga, punya standart hidup sehat, nyaman, asri dengan segala kepedulian ekosistemnya yang mengindahkan tata kelolah dampak lingkungan yang harmonis menuju ke jalan-jalan lingkungan sekitarnya tembusan di setiap pelosok kampung punya sarana pra sarana yang ideal, aman, nyaman, sejahtera dan menjadi percontohan yang membanggakan warganya. 


Namun, lain halnya ada jalan lingkungan warga yang menyedihkan tak nyaman untuk dilewati itu, bahwa berdasarkan hasil pantuan awak media Sumatera News baru-baru ini, Senin (6/4/2026), yang sangat perlu diungkap ke publik, agar lebih diketahui pihak terkait stakeholder (Lurah, Camat, Walikota Palembang), harus peduli untuk memetahkan lokasi jalan lingkungan perlu bantuan, yakni di Jalan.Talang Banten, Lorong : Karya Jasa II, Lorong Tembusan RT.08 Kelurahan 16 Ulu, Plaju Palembang terdapat genangan air setinggi 40 Cm dari permukaan jalan, sepanjang jalan 220 meter itu tergenang air selama hampir satu tahun belakangan ini, membuat warga resah dan gelisah tak bertepi disebabkan terserang penyakit kulit hingga serangan ular yang merayap ke pemukiman penduduk, diibaratkan seperti kita menonton film horor. 


Salah satu warga, bernama Kristin yang bermukim di tempat tergenangnya air setinggi 40 Cm hampir di sepanjang jalan 220 meter itu saat diwawancarai, dia mengatakan keluh kesahnya dari dampak tergenangnya air selama hampir kurang dalam satu tahun belakangan ini dikarenakan tersumbat nya saluran air dari badan jalan ke drainase atau parit yang dangkal, kotor, sedimentasi lumpur menumpuk, yang sangat perlu dikoordinir kembali oleh pihak Camat, Lurah via surat undangan ke pihak terkait seperti RT, RW duduk bersama dalam ruang rapat, guna bersinergi dengan para warga untuk bekerja gotong royong membersihkan lingkungannya. 



Ia, menguraikan lebih detail lagi bahwa dampak air tergenang setinggi 40 Cm, yang menggenangi jalan kami sepanjang 220 meter, dia menjelaskan ke prihatinannya itu ;


"Mengakibatkan saya (Kristin) terkena penyakit kulit, kulit kaki gatal-gatal tak gunjung sembuh, tegasnya, namun saya sudah berobat, memakai salep untuk kulit, akan tetapi dikarenakan itu belum ada solusi terbaik, guna mengatasi tergenangnya air dilingkungan kami, banyak warga terjatuh di genangan air, yang terlihat kotor, keruh, dan berbauh, lalu saya prihatin juga sangat menakutkan bahwa dihalaman rumah saya terdapat, 

*Beberapa Ekor Anakan Ular* merayap yang hampir memasuki rumah kami, katanya dengan ekspresi wajah bersedih, yang menyimpan keprihatinan mendalam tak bertepi selama satu tahun belakangan ini dikarenakan air mengenangi di jalan kami dikedalaman 40 Cm tak kunjung surut yang rawan penyakit serta serangan ular, tuturnya.


Sementara itu, Ketua RW. 08, Anwar melalui Ketua RT. 08, Yono saat dihubungi awak media mengatakan, bahwa memang benar terjadinya genangan air sedalam, yang setinggi 40 Cm tersebut dalam setahun belakangan ini dikarenakan tersumbat nya aliran air ke saluran drainase atau parit yang sudah tidak memadai lagi keadaanya untuk menampung air dari curahan hujan yang tinggi, lalu ada beberapa oknum warganya yang membuang sampah sembarangan, ujarnya serta ada beberapa warga pun yang membangun rumahnya tak mengindahkan dampak lingkungan "Amdal", yang asal tambal sulam menimbun tanah untuk membangun rumah, seharusnya mereka pun, jika membangun rumah, harus mengkondisikan aspek arsitektur, yakni saluran air pembuangan ke drainase, penghijauan yang Asri, resapan air di lingkungan mencukupi daya tampungnya saat curahan hujan sedang atau tinggi sekali pun, lalu orientasi pencahayaan arah sinar matahari dan arah angin yang punya standart arsitektur rumah tinggal ramah lingkungan, maka dari itu kita harus mendisiplinkan diri sebelum mendisiplinkan orang lain. 


Artinya, kata Pak Yono menguraikan dengan tutur bahasa yang lembut dan menyakinkan, bahwa berkerjalah bergotong royong antar sesama warga dilingkungan yang dia pimpin ini dengan ikhlas dengan rasa penuh kebersamaan menuju perkampungan yang lebih nyaman, indah dan sehat sejahtera, adil dan makmur untuk tujuan kita bersama dari masa ke masa, menggapai hari esok lebih baik, guna menetralisir keadaan jalan normal kembali untuk warga saya beraktifitas sehari-hari di sepanjang 220 meter, yang tergenang air tersumbat dikarenakan beberapa faktor lingkungan, yakni curahan hujan tinggi, drainase yang tidak memadai lagi karena populasi jumlah penduduk terus bertambahserta dengan segala ekosistemya, ujar Pak Yono. 


Ditambahkan lagi, ujar Pak Yono, yang dia mengatakan agar Pak Walikota Palembang, Drs.H.Ratu Dewa dan Wakil Walikota Palembang, Prima Salam, maka terimalah salam kami untuk memohon bantuannya, ditujukan kepada Yth ; Bapak Walikota Palembang dan Wakil Walikota Palembang dan jajaranya, yakni segera mewujudkan dalam mengkondisikan biaya Dana dan Pendanaan untuk membangun atau renovasi jalan yang lebih baik, berstandar memadai untuk dilalui para masyarakat beraktifitas.



"Lalu kemudian, khususnya pembangunan Drainase atau Parit (gorong-gorong) dilingkungan jalan as ditempat kami yang sering tergenang air hingga sering terjadinya banjir meresahkan warga agar normal kembali, dan komitmen yang lalu saat Bapak Drs.H.Ratu Dewa, MSi menjelang Pilkada Kota Palembang akan merealisasikan bangun jalan yang lebih layak serta drainase di tempat kami ini, bebas banjir atau tergenang air menahun, nah jika saya terpilih menjadi Walikota Palembang mendatang, kata Bapak Drs.H.Ratu Dewa yang kami cintai selalu, maka dari itu tolonglah kami kepada Yth ; Bapak Walikota Palembang atas keluhan kami akan terjadinya Genangan Air setinggi 40 Cm disepanjang jalan 220 meter dalam setahun belakangan ini sangat memprihatinkan", ujar Pak Yono. 



(Pewarta : Mr.Wancik.AN.BE.

KaBiro Kota Palembang. 

Kaperwil Sumsel, Anggota PWI Sumsel, Anggota PWI Pusat, Jakarta-Indonesia).


×
Berita Terbaru Update