Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

keterangan

Festival durian 2026 di tutup acara pembagian hadiah dan pelelangan durian terbaik

Selasa, 20 Januari 2026 | Januari 20, 2026 WIB Last Updated 2026-01-21T06:41:05Z


 

MEDIA CENTER REJANG LEBONG, Sumaterannewss. Com, – Setelah bersaing ketat menyisihkan 50 peserta, durian milik Rio petani Desa Pengambang, Sindang Beliti Ulu berhasil meraih juara I kategori tembago dan durian milik Sugianto rebut juara I kategori standar Festival Durian 2026  yang digelar di Padang Ulak Tanding (PUT), 18 – 20 Januari 2026.


Juara II dan III kategori durian tembago direbut Bani, petani Desa Muara Telita, PUT dan  durian milik Rio Ardiansyah petani Desa Trans Bukit Batu, PUT.


Sedangkan juara II dan III kategori durian standar dimenangi durian milik  Zubir, petani Desa Kasie Kasubun, PUT dan durian milik Taten, petani Desa Kampung Jeruk, Binduriang.


Durian juara I, II, III kategoti tembago dan standar itu, telah dinilai secara cermat 3 dewan juri. Terdiri dari, Nini Marta, SP, MP dari Balai Perakitan dan Pengujian Buah Tropika, Solok, Sumatera Barat. Serta 2 juri dari Balai Besar Penerapan Modernisasi  Pertanian Bengkulu, Irma Calista, ST, M.Agr.Sc dan Dr. Hamdan, SP, MSi. 


Para juara mendapat hadiah berupa piagam dan uang pembinaan. Hadiah diserahkan secara beruntun oleh Wabup Rejang Lebong, Dr. Hendri, SSTP, Wabup Kepahiang, Abdul Hafizh, Ketua DPRD, Juliansyah Yayan, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Prov Bengkulu, Rosmala Dewi, SP. Kepala BBPMP Bengkulu, Dr. Shannora  Yuliasari, STp, MP dan Kapolres, AKBP. Florentus Situngkir, SIK.


Penyerahan hadiah itu dihadiri seluruh kepala dinas instansi jajaran Pemkab Rejang Lebong. Para camat, Kades dan lurah. Serta undangan dari beberapa kabupaten tetangga. Seperti Bengkulu Utara, Benteng, dan Kepahiang dan Lebong. 


‘’Hari ini saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada panitia atas terselenggaranya festival durian ini.  Festival ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi unggulan daerah. Khususnya durian local sebagai penggerak ekonomi masyarakat  sekaligus daya tarik pariwisata daerah,’’ kata Wabup.


Festival durian ini juga dimeriahkan dengan berbagai agenda. Diantaranya lomba makan durian untuk pejabat dan makan 1000 durian gratis untuk masyarakat. Sehingga, agenda ini dapat menjadi daya tarik pengunjung.


‘’Festival ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani durian dan memperkuat peran UMKM. Serta mendorong peningkatan kunjungan wisatawan.


Sedangkan Ketua Panitia Festival Durian 2026, Ishak Burmansyah, menjelaskan bahwa festival durian ini merupakan kali ketiga yang digelar. 


‘’Festival durian local unggul ini sudah kita laksanakan sejak 2024 lalu. Selain sebagai ajak promosi festival ini juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kesejahteraan petani durian. Selain itu, kita juga berupaya untuk melestarikan durian berkualitas melalui pelepasan bibit durian juara festival ini. Upaya ini tidak akan berhasil sukses tanpa bantuan dan dukungan pemerintah daerah,’’ tutur Ishak Burmansyah.


Kepala BBPMP Bengkulu, Dr. Shannora Yuliasari, STp, MP menjelaskan, sumber daya ginetik (SDG) atau varietas local mempunyai potensi penting terhadap eksistensi suatu Negara. SDG merupakan asset Negara yang mampu menggerakan ekonomi suatu wilayah.


‘’Sejak tahun 2017 BPTP yang kemudian berubah menjadi BSIP telah mendaftarkan 87 SDG varietas local melalui kerjasama dengan dinas pertanian prov, kota dan kabupaten. Tapi, meskipun sudah banyak SDG yang terdaftar namun belum seluruhnya dapat dimanfaatkan secara optimal. Setelah SDG local diproses pendaftaran ke pusat PVTPP perlu dukungan Pemkab dan BRMP dalam menyusun dokumen pelepasan varietas. Karena varietas local merupakan milik masyarakat dan perlu memiliki manfaat ekonomi apabila dijadikan bahan perbanyakan entres,’’ ujar Shannora.  


Sementara Nini Marta selaku juri mengungkapkan, kualitas durian yang menjadi peserta kontes sangat bagus.  ‘’Kita telah melakukan penilaian secara cermat dengan beberapa kreteria penilaian. Seperti, penampilan luar, bobot buah, bentuk buah dan warna kulit. Penampilan dalam berupa tekstur daging buah, serat daging buah, kematangan, warna daging buah. Pongge, ketebalan daging buah, ukuran biji. Serta rasa berupa tingkat kemanisan, aroma, umami dan keunikan. Ternyata, durian yang kita nilai itu sudah memenuhi kreteria itu,’’  terang Nini.



Usai pemberian hadiah, durian juara kategori tembago dan standar langsung dilelang. Lelang berlangsung seru. Durian juara I kategori tembago dibeli Wabup Rejang Lebong, Dr. Hendri, SSTP, MSi seharga Rp. 2.000.000. Juara I standar dibeli Ketua DPRD, Juliansyah Yayan seharga Rp 1.000.000 dan 1 buah lagi dibeli Sekdakab, Iwan Sumantri, SE, MM seharga Rp 1.000.000. Juara II standar dibeli Kepala BKPSDM, Erwan Zuganda, SH seharga Rp 700.000. Juara II tembago dibeli Kadis Kesehatan, drg. Asep Setia Budiman seharga Rp. 700.000. Juara II dan III srandar dibeli Kadis DPMPTS Rp.500.000, Kepala BPKD, Diki Iswandi, ST seharga Rp 600.000, Kadis Pertanian, Suradi, SP, MSi seharga Rp.700.000. Serta Alben, ikut member 2 durian  juara standar seharga Rp 1 juta.


Usai lelang dilanjutkan dengan makan durian bersama. Dan wargapun rame-rame berebut durian gratis yang disiapkan panitia. 


Festival ini juga dimeriahkan dengan bazaar dan pameran produk UMKM. (Neng)

×
Berita Terbaru Update