Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

keterangan

DESA DAYA MURNI MENJADI SARANG MALING

Rabu, 25 Maret 2026 | Maret 25, 2026 WIB Last Updated 2026-03-25T13:30:30Z


 

Banyuasin.Sumateran Newss.com, _Desa Dayamurni jalur 16 Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten  Banyuasin Sum Sel,sebuah Desa pinggiran bisa di bilang Daerah terisolir,terjauh dan tertinggal (3t).

  Desa Dayamurni mayoritas penduduknya ber usaha pertanian dan pekebun.Desa ini akhir -  akhir ini di hebohkan dengan maraknya maling,yang membuat warga setempat menjadi resah.

  Padahari rabo 25 Maret 2026 awak mediamemgkonfer Masi warga setempat yang tidak mau di sebut namanya tentang keresahan warga akibat maraknya maling di Desa Dayamurni, warga meceritakan bahwa memang benar di Desa ini, sedang marak maling namun sampai saat ini belum di ketahui pelakunya ujarnya, karna warga tidak ada yang melapor kepada pihak berwajib,dengan alasan nanti malah tambah repot katanya lagi.

  Ketua RT.2 Desa Dayamurni bernama Giono,ketika di tanya awak media,mereka memaparkan memang benar di Desa kami lagi resah warganya dengan maraknya maling.

  Namun dari pihak pemerintah Desa bapak Kades belum ambil tindakan apa apa,sehingga para pelaku maling tidak ada rasa takut untuk melakukan aksinya ujar Giono.

  Pemilik toko bernama Yanto ketika di hubungi awak media,Yanto sedang tidak ada, dan di jumpai istrinya yang tidak mau di sebut namanya,mereka mengatakan bahwa tokonya benar pernah di jarah maling dengan berhasil mengambil uang kisaran 20jt.

Ketika ditanya tepatnya hari apa pemilik toko mengatakan saya tidak ingat tepat nya hari apa,ujarnya kepada awak media.

  Kepala Desa Dayamurni bernama Manan,ketika di konfirmasi hari itu juga Rabu 25 Maret 2026,di Rumahnya, Manan mengatakan kepada awak media memang benar di Desa kami sedang marak Maling.Disebut kan oleh kepala Desa Manan toko yang di jarah maling,diantaranya toko milik Eep,toko milik Ratno,toko milik Yanto,dan sekolahan TK/TPA Darusalam serta beberapa toko lainya,ujar Manan tidak menyebutkan jumlah kerugian masing masing yang toko yang di jarah maling tersebut.

  Ketika di tanya oleh awak media, apa tindakan kepaladesa ketika  desanya di jarah maling yang meresahkan masyarakat?  Jawabnya warga sudah saling menjaga satu sama lain,karna warga takut melapor, alasanya kalau melapor malah bisa kehilangan biaya untuk penyelidikan sampai penangkapan, pelakunya maka warga yang jadi korban kemalingan memilih diam begitu ujar Manan.(Sugi).

×
Berita Terbaru Update