SUNGAI TUNU BARAT –sumaterannewss.com 19/11/2025, Kontestasi Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Sungai Tunu Barat pada 17 Desember 2025 semakin memanas. Salah satu kandidat, Yoni Hendra, tampil dengan membawa semangat perubahan, menyoroti pentingnya transparansi tata kelola pemerintahan dan pemberdayaan ekonomi melalui digitalisasi yang melibatkan generasi muda.
Berangkat dari latar belakang keluarga biasa, Yoni Hendra menegaskan kesiapannya untuk mewujudkan Nagari yang Mandiri, Sejahtera, dan Berbudaya melalui tata kelola yang Transparan dan Partisipatif.
🔑 Poin Kunci Visi: Transparansi dan Kemandirian Nagari
Dalam pemaparannya, Yoni Hendra menjelaskan bahwa visi yang ia usung berlandaskan empat pilar utama:
Mandiri: Memaksimalkan pengelolaan potensi lokal (sumber daya alam, SDM, ekonomi) agar Nagari tidak bergantung pada pihak luar, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Sejahtera: Memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat—ekonomi, kesehatan, dan pendidikan—dilakukan secara adil dan merata.
Berbudaya: Menjadikan pelestarian nilai-nilai adat, agama, dan kearifan lokal sebagai pondasi utama pembangunan, sejalan dengan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
Transparan dan Partisipatif: Pemerintahan yang wajib terbuka dan akuntabel, serta melibatkan seluruh komponen masyarakat dalam pengambilan keputusan.
"Kepemimpinan saya akan transparan dan terbuka. Selain fokus pada perbaikan kesenjangan sosial dan ketahanan pangan, saya akan merangkul kalangan muda untuk membangun kegiatan Digitalisasi Ekonomi. Saatnya anak nagari jadi pelaku, bukan penonton!" tegas Yoni Hendra.
💡 Enam Misi Utama: Digitalisasi sebagai Prioritas
Untuk mencapai visi tersebut, Yoni Hendra telah merumuskan 6 (enam) Misi Utama, dengan Misi pertama dan kedua menjadi sorotan utama yang relevan dengan janji kampanyenya:
Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Terbuka: Fokus utama adalah implementasi sistem informasi Nagari untuk memastikan akses informasi dan transparansi anggaran (pendapatan dan belanja) kepada seluruh masyarakat. Hal ini diyakini akan mewujudkan pemerintahan yang profesional, melayani, dan bebas KKN.
Penguatan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Potensi Lokal dan Inovasi: Misi ini akan dicapai melalui pengembangan Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) yang profesional. Selain itu, Yoni Hendra berjanji memberikan pelatihan keterampilan, permodalan mikro, dan pendampingan bagi UMKM, petani, dan nelayan, dengan prioritas penyerapan tenaga kerja lokal. Inilah ranah di mana digitalisasi ekonomi akan dimaksimalkan untuk memperluas pasar dan efisiensi usaha.
Misi lainnya mencakup Pembangunan Infrastruktur yang Merata, Peningkatan Kualitas SDM dan Pelayanan Dasar (termasuk beasiswa/insentif), Penguatan Lembaga Adat dan Pembinaan Kehidupan Sosial Budaya, serta Pemberdayaan Masyarakat dan Penjaminan Keamanan Lingkungan.
"Jika saya terpilih, digitalisasi bukan hanya soal internet, tapi bagaimana kita memanfaatkan teknologi untuk membuat anggaran Nagari bisa dilihat di ponsel warga, serta bagaimana produk UMKM dan pertanian kita bisa bersaing di pasar yang lebih luas. Ini saatnya bagi generasi muda mengambil peran sentral," pungkasnya.
Pencalonan Yoni Hendra diprediksi akan menarik perhatian pemilih muda di Sungai Tunu Barat, mengingat fokusnya yang kuat pada keterbukaan dan inovasi ekonomi berbasis digital.
Terkait: Pilwana 2025, Yoni Hendra, Sungai Tunu Barat, Transparansi Anggaran, Digitalisasi Ekonomi, Pemuda Nagari.(HK)

