Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

keterangan

Pj Bupati Buka Musrenbang Kecamatan

Selasa, 06 Februari 2024 | Februari 06, 2024 WIB Last Updated 2024-02-06T11:29:50Z



SAROLANGUN (Jambi), Sumaterannewss.com Sumaterannewssmcom- Bertempat di aula Kantor Camat Bathin VIII, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Bathin VIII berlangsung dengan sukses, Senin (29/01/2024). 

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Pejabat Bupati Sarolangun Bachril Bakri, yang dihadiri Ketua  DPRD Sarolangun Tantowi Jauhari, Camat Bathin VIII Ario L Fajrin Para kepala OPD dilingkungan Pemkab Sarolangun, Kepala Desa dan anggota BPD dalam Kecamatan Bathin VIII serta sejumlah tokoh masyarakat. 

" Kami telah melaksanakan Musrenbang desa yang menghasilkan usulan skala prioritas. Kami berharap dalam Musrenbang ini kita bersama-sama dapat merumuskan penetapan perekonomian daerah melalui SDM dan infrastruktur yang berkualitas. 



Maria Susanti juga menambahkan bahwa berdasarkan hasil rekapitulasi yang telah dirangkum dalam SIPD RI ada sebanyak 117 usulan kegiatan di wilayah Kecamatan Bathin VIII yang merupakan hasil Musrenbang desa/kelurahan Dan apabila masih ada usulan yang belum diinput namun memiliki skala prioritas dan urgen, akan diupayakan untuk dimasukkan dalam renja SKPD ataupun melalui rumusan reses dan pokok-pokok pikiran DPRD. 


” Kami berharap forum Musrenbang ini dapat berjalan demokratis, efektif, transparan dan efisien dalam mencapai tujuan dan sasaran yang diharapkan, demi tercapainya keselarasan pembangunan daerah demi kemajuan Sarolangun, dan kita harapkan dapat menghasilkan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang berkualitas,” katanya.



Sementara itu, PJ Bupati Sarolangun Bachril Bakri mengatakan bahwa dalam rancangan penyusunan perencanaan pembangunan tentu seluruh masukan sangat penting, pengalaman serta masalah-masalah yang dihadapi di tengah masyarakat untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah, dalam proses rancangan perencanaan pembangunan daerah. 


” Di Kabupaten Sarolangun harus dipahami bahwa anggaran APBD sangat terbatas, dan PAD hanya Rp 70 miliar yang bisa diolah dan fleksibel oleh Pemerintah daerah, kebutuhan pokir dan sebagainya,” katanya. 


Bachril Bakri juga menjelaskan bahwa  dengan Musrenbang ini nantinya juga bisa mempertajam renja SKPD, dan akan di bagi anggaran sesuai dengan kemampuan daerah untuk kegiatan-kegiatan berdasarkan masukan dan usulan pembangunan ini.



Arah kebijakan pembangunan Sarolangun tahun 2025 yakni 1.Percepatan penurunan stunting, pengendalian inflasi, pengangguran terbuka, dan Penurunan kemiskinan ekstrem

2.Pengembangan dan peningkatan produk pertanian, tanaman pangan dan holtikultura, perikanan dan perkebunan.

3.Peningkatan investasi daerah dan PAD.

4.Pengembangan UMKM (Minuman, makanan dan pengrajin batik), 5.Percepatan pembangunan wilayah kecamatan, 

6.Penanggulangan dan pencegahan kerusakan lingkungan banjir dan tanah longsor dan 

7.Pembinaan dan pemberdayaan Suku anak Dalam (SAD). 


” Kami berharap Musrenbang kecamatan dapat menghasilkan perencanaan program kegiatan yang benar-benar prioritas, realistis dan berkualitas berdasarkan kebutuhan masyarakat dan sesuai dengan visi dan misi RPD dan arah kebijakan nasional". 


Dalam kegiatan tersebut Pejabat Bupati Sarolangun Bachril Bakri beserta jajaran forkompinda Sarolangun menyaksikan langsung penandatanganan berita acara hasil kesepakatan bersama dalam Musrenbang kecamatan Bathin VIII pada perencanaan RKPD tahun 2025. 


(AM)

×
Berita Terbaru Update