Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

keterangan

Wabup Merangin Ajak Masyarakat Perkuat Kerukunan Lewat Nilai Budaya

Sabtu, 04 Juli 2026 | Juli 04, 2026 WIB Last Updated 2026-07-04T12:56:23Z


Doa Bersama dan Gebyar Suro PKJM 1448 H Berlangsung Khidmat di Bangko

 

BANGKO – Sumatrannews.Com Suasana penuh keakraban dan semangat kekeluargaan menyelimuti kegiatan Doa Bersama dan Gebyar Suro 1448 Hijriah yang diselenggarakan oleh Paguyuban Keluarga Jawa Merangin (PKJM), di Pendopo PKJM, Sabtu (04/7). Acara bertema “Rukun Agawe Sentosa, Crah Agawe Bubrah, Saling Asah, Saling Asih dan Saling Asuh” ini berjalan khidmat dan meriah, dihadiri ratusan warga serta para tokoh masyarakat setempat.

 

Hadir memimpin kegiatan, Ketua Dewan Pembina PKJM yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Merangin, H. A. Khafidh. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Merangin, Herman Effendi, yang tampil mengenakan busana adat Jawa lengkap, Ketua PKJM Amir Ahmad beserta seluruh pengurus, Ketua Panitia Pelaksana Akhoi, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pejabat lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin.

 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Merangin menegaskan pentingnya menjaga kerukunan, mempererat tali persaudaraan, serta melestarikan nilai-nilai budaya warisan leluhur sebagai pondasi pembangunan daerah.

 

Suasana semakin hangat saat H. A. Khafidh secara bergiliran memperkenalkan para pejabat dan kepala dinas yang merupakan warga asal suku Jawa di Merangin. Menurutnya, keberadaan mereka di jajaran pemerintahan merupakan bukti nyata kemajuan sekaligus pemicu semangat kebersamaan.

 


“Bapak dan Ibu sekalian, jangan sungkan untuk berkoordinasi atau meminta bantuan terkait pelayanan pemerintahan kepada para pejabat yang berasal dari keluarga besar kita ini,” ujar Wabup disambut tepuk tangan meriah para tamu undangan.

 

Lebih lanjut ia menekankan bahwa semangat persatuan, gotong royong, dan sikap saling membantu adalah nilai luhur yang wajib dijaga demi kemajuan dan kesejahteraan seluruh warga Kabupaten Merangin.

 

Puncak acara ditandai dengan tradisi pemotongan tumpeng yang dilakukan bersama oleh Sesepuh PKJM, H. Mat Agung, dan Wakil Bupati Merangin. Potongan utama tumpeng kemudian diserahkan kepada perwakilan sesepuh perempuan paguyuban sebagai lambang penghormatan dan kebersamaan.

 

Kegiatan ditutup dengan jamuan makan siang bersama yang menyajikan beragam menu khas kuliner Jawa, sesi foto bersama, serta saling bersalam-salaman antar seluruh peserta acara.

 (Kominfo)

 

 

 

Nofriza

 

×
Berita Terbaru Update