Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

keterangan

Sosok Sersan Mayor Berlian H.Muis Seorang Pejuang Kemerdekaan RI

Jumat, 31 Juli 2026 | Juli 31, 2026 WIB Last Updated 2026-07-31T11:17:59Z


 

*Pahlawan Asal Ogan Ilir*


INDRALAYA-SumateranNewss.Com

Para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia (RI) bahkan ada yang berjuang sampai titik darah penghabisan,  terkadang terlupakan, banyak yang tidak terdata, hal inilah yang sering membuat lupa akan jasa jasa para pejuang yang berjuang sampai akhir hayatnya untuk kemerdekaan dan untuk mengisi kemerdekaan negara tercinta.


Salah seorang  sosok pejuang kemerdekaan yang nyaris terlupakan, yaitu Sersan Mayor  (Serma) 

Berlian H.Muis yang merupakan salah seorang pejuang kemerdekaan dan merupakan salah satu pendiri pasukan Grilya Lang Hitam bermarkas di Sri Tanjung Tanjung Batu tempo doeloe.


Serma Berlian H.Muis  lahir di Tanjung Atap  20 Oktober 1925, merupakan buah kasih dari pasangan suami istri H. Muis asal desa Tanjung Batu Seberang dan ibunya bernama Hj.Rohiyah asal desa Tanjung Atap.


Berlian H.Muis  wafat di Palembang 21 Juli 2006 atau telah berpulang ke kharibaan Illahi Robbi 19 Tahun yang lalu dan dimakamkan di pemakaman keluarga di Sri Tanjung Kecamatan Tanjung Batu Ogan Ilir Sumatera Selatan.

Karena Istri dari Berlian H.Muis ini bernama  Fatmawati berasal dari desa Sri Tanjung Kecamatan Tanjung Batu Ogan Ilir.


Dari  data yang dapat di himpun  dari  H.Firasat Ansori yang merupakan salah satu keponakan Almarhum, atas jasanya dalam berjuang, gerilya  membela kemerdekaan negara. Dianugerahi  surat tanda  jasa pahlawan dari Presiden Panglima tertinggi angkatan perang Republik Indonesia kepada  Sersan Mayor Berlian H.Muis di Jakarta  17 Agustus 1958 dan di tanda tangani oleh Presiden Soekarno.


Adapun riwayat  perjuangan Almarhum, dari tahun  1945-1946 menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) di Tanjung Raja juga menjabat sebagai Seksi II Kompi II Indralaya -Tanjung Raja.

Pada tahun 1947  menjabat sebagai Seksi III Kompi II untuk wilayah Tanjung Batu-Tanjung Raja dan Indralaya.


Selanjutnya dari kariernya  dari Tahun 1947-1948  menjabat wakil komandan Frond tengah pimpinan pasukan gerilya Lang Hitam  di Tanjung Batu. Setahun kedepannya bertugas sebagai asisten sersan untuk wilayah Tanjung Karang Lampung dan Lubuk Linggau Sumatera Selatan.


Pada tahun 1949 bertugas di kompi II Batalyon 22 Prabumulih, tahun 1950  bertugas  di Plaju Palembang dan pada tanggal 11 April 1950 berhenti dengan hormat  atas permintaan sendiri dari TNI dengan pangkat terakhir Sersan Mayor.



Berangkat dari situlah, pihak keluarga sudah mengajukan, mengusulkan kepada pemerintah daerah Kabupaten Ogan Ilir nama Berlian H Muis dijadikan  salah satu nama jalan yang ada di Kabupaten OI khususnya untuk di kelurahan  Tanjung Batu Kecamatan Tanjung Batu.


Dari informasi yang di dapat, dari pihak pemerintah daerah atau dinas terkait  menginginkan agar makam dari pahlawan Berlian H.Muis ini dipindahkan ke Makam Pahlawan Ksatria Seguguk Kabupaten OI yang berada di Kecamatan Indralaya Utara Ogan Ilir.

Namun pihak keluarga tetap mempertahankan di pemakaman keluarga di Sri Tanjung Kecamatan Tanjung Batu Ogan Ilir Sumatera Selatan.***(Yan)

×
Berita Terbaru Update