Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

keterangan

Wali Kota Lubuk Linggau Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Tegaskan Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa tahun, 2026

Rabu, 03 Juni 2026 | Juni 03, 2026 WIB Last Updated 2026-06-03T10:44:00Z


 

 Sumateran Newss.com Rabu  tanggal, 3 juni tahun, 2026 wib. 


 Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 tingkat Kota Lubuk Linggau yang digelar di Lapangan Juara, Rabu (3/6/2026).


Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forkopimda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, ASN, PPPK, tenaga non-ASN, organisasi kepemudaan, serta berbagai elemen masyarakat di lingkungan Pemerintah Kota Lubuk Linggau.


Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila terus hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia", peringatan tahun ini menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi kontribusi penting dalam mewujudkan perdamaian dunia.



Menurutnya, Pancasila telah terbukti menjadi bintang penuntun bangsa di tengah berbagai tantangan global, mulai dari ketidakpastian dunia, ancaman fragmentasi sosial, disrupsi teknologi, hingga dinamika geopolitik internasional.

"Keberagaman Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dan ratusan suku bangsa dapat tetap bersatu karena nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila," ujarnya.


Ia juga menyampaikan bahwa Pancasila merupakan jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Indonesia, lanjutnya, tidak hanya menjadi penonton dalam percaturan dunia, tetapi memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945.


Selain menjadi dasar negara, Pancasila juga menjadi landasan kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang menjadi ciri bangsa Indonesia dinilai sangat relevan dalam menjembatani berbagai perbedaan dan mendorong penyelesaian konflik secara damai.


Indonesia sendiri terus menunjukkan kontribusi nyata dalam menjaga perdamaian dunia melalui pengiriman pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), keterlibatan dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih mengalami penjajahan.


Dalam sambutan tersebut, seluruh elemen bangsa diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar simbol atau slogan.


Para pemimpin, baik di tingkat pusat maupun daerah, diminta memastikan setiap kebijakan publik berlandaskan keadilan sosial serta mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, Masyarakat juga diajak untuk terus menjaga persatuan dan menolak segala bentuk intoleransi serta radikalisme yang dapat mengancam harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara.



"Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar, menjunjung tinggi nilai religius, kuat dalam semangat persatuan, dan kokoh dalam nilai-nilai kemanusiaan. Selama darah Indonesia masih mengalir dalam tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa," tegasnya.


Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) kepada 20 pelaku UMKM Kota Lubuk Linggau sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap perlindungan dan pengembangan produk lokal.


Wali Kota bersama jajaran juga meninjau stan UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan daerah. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan peninjauan kegiatan donor darah yang diselenggarakan PMI sebagai wujud kepedulian sosial dalam memperingati Hari Lahir Pancasila tanggal,3 juni Tahun 2026. (Hairul) 

×
Berita Terbaru Update