BANGKO – Sumatrannewss.com – Suasana haru, khidmat, dan penuh doa menyelimuti halaman Masjid Baitul Makmur, Senin (11/5) dini hari. Di tengah guyuran hujan yang membasahi bumi, Pemerintah Kabupaten Merangin secara resmi melepas keberangkatan 388 calon jamaah haji yang akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah.
Acara pelepasan ini berlangsung dengan hikmat dan dihadiri langsung oleh Bupati Merangin, M. Syukur, didampingi Wakil Bupati A. Khafidh, jajaran pimpinan DPRD Merangin, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ribuan keluarga dan kerabat jamaah yang memadati sekitar masjid untuk mengantar keberangkatan orang-orang terdekat mereka.
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menyampaikan rincian jumlah dan pembagian rombongan. Ke-388 jamaah haji asal Merangin tersebut terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 19 sebanyak 279 jamaah dan Kloter 23 sebanyak 109 jamaah. Secara rinci, jumlah itu terdiri dari 169 jamaah laki-laki dan 219 jamaah perempuan.
Tahun ini, perhatian tertuju pada sosok Ibu Tumirah, yang dinobatkan sebagai jamaah tertua dengan usia menginjak 85 tahun. Kehadiran dan kesiapan Ibu Tumirah berangkat ke Tanah Suci di usia senja tersebut menjadi inspirasi dan semangat tersendiri bagi seluruh jamaah lain, membuktikan keteguhan hati dan kekuatan fisik yang luar biasa demi menunaikan panggilan ilahi.
Bupati M. Syukur dalam arahannya menekankan bahwa keberangkatan haji bukan sekadar soal kemampuan materi atau finansial semata, melainkan sebuah panggilan suci dari Allah SWT yang patut disyukuri. Ia pun menyoroti perjuangan panjang para jamaah yang seringkali harus menanti belasan tahun, menabung sedikit demi sedikit hingga akhirnya sampai di momen keberangkatan ini.
(Nofriza)



