Sumsel, Sumaterannewss. Com, - Nama Bursah Zarnubi kian ramai diperbincangkan masyarakat Sumatera Selatan sebagai figur yang dinilai layak maju sebagai calon gubernur.
Sejumlah kalangan menilai pengalaman panjangnya di tingkat nasional menjadi modal kuat untuk memimpin daerah.
Bursah dikenal sebagai tokoh nasional yang pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI). Selama berkiprah di parlemen, ia dinilai memiliki pemahaman luas terkait kebijakan publik serta jaringan relasi yang kuat di tingkat pusat.
Seorang tokoh masyarakat di Palembang menyebutkan bahwa sosok seperti Bursah sangat dibutuhkan untuk mendorong kemajuan Sumatera Selatan. “Beliau punya pengalaman, koneksi luas, dan sudah teruji di tingkat nasional. Ini penting untuk menarik investasi dan mempercepat pembangunan daerah,” ujar H.Ali
Selain itu, masyarakat juga menilai rekam jejak Bursah sebagai nilai tambah.
Pengalaman panjangnya dalam dunia politik dan organisasi dianggap mampu menjembatani kepentingan daerah dengan pemerintah pusat. Hal ini dinilai krusial dalam mendorong pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Meski demikian, sebagian warga berharap agar setiap calon pemimpin tetap menyampaikan visi dan program yang konkret bagi Sumatera Selatan. Mereka menilai pengalaman saja tidak cukup tanpa diiringi gagasan yang jelas serta komitmen terhadap kebutuhan masyarakat lokal.
Dengan berbagai pandangan yang berkembang, nama Bursah Zarnubi kini menjadi salah satu figur yang diperhitungkan dalam dinamika politik Sumatera Selatan menjelang pemilihan kepala daerah mendatang.
Profil Singkat Bursah Zarnubi
Bursah Zarnubi merupakan politikus dan aktivis senior Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai anggota DPR-RI periode 2004–2009 serta Ketua Umum Partai Bintang Reformasi (2006–2011). Lahir di Lahat pada 29 Januari 1959, saat ini ia menjabat sebagai Bupati Lahat periode 2025–2030 dan Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) periode 2025–2030.
Dalam perjalanan kariernya, Bursah dikenal memiliki latar belakang aktivis, termasuk pernah memimpin Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Raya. Di tingkat nasional, ia aktif dalam isu kebijakan publik, keadilan fiskal, serta pemberantasan korupsi.
Sebagai Bupati Lahat, ia berkomitmen menata kota, membangun desa, serta memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan pusat.
Fokus kebijakannya meliputi dorongan investasi melalui optimalisasi sektor pertambangan, perkebunan sawit, serta pengembangan komoditas unggulan daerah seperti kopi Lahat. (Rim SMSI Lahat)


