Merangin (Jambi)
Sumaterannewss.Com– Bupati Merangin, M. Syukur, bersama Wakil Bupati A. Khafidh, mendampingi Gubernur Jambi, Al Haris, dalam kunjungan kerja strategis di Desa Seling, Kecamatan Tabir, Jumat (06/02/2026). Kunjungan ini menandai penguatan komitmen daerah terhadap pertanian ramah lingkungan dan pemanfaatan dana karbon dunia untuk kesejahteraan petani.
Dalam agenda tersebut, Bupati dan Gubernur melakukan penanaman padi ramah lingkungan di lahan Kelompok Tani Usaha Baru sebagai simbol perlawanan terhadap alih fungsi lahan sawah menjadi perkebunan sawit.
Jambi Menuju Ekonomi Karbon Rp1,2 Triliun
Gubernur Jambi, Al Haris, mengungkapkan kebanggaannya terhadap masyarakat Desa Seling yang konsisten menjaga lahan sawah. Ia menjelaskan bahwa Jambi kini menjadi pusat perhatian dunia melalui program BioCarbon Fund Initiative for Sustainable Forest Landscapes (BioCF ISFL) dari Bank Dunia.
"Kita sedang memproses dana carbon stream senilai kurang lebih Rp1,2 triliun. Ini adalah bukti bahwa menjaga hutan dan lingkungan bisa memberikan manfaat ekonomi nyata. Satu hektar padi sawah sebenarnya sangat menguntungkan jika dikelola secara modern," ujar Gubernur Al Haris.
Luas Tanam Merangin Melonjak 11 Persen
Di sela kunjungan tersebut, Bupati M. Syukur memaparkan data menggembirakan terkait performa sektor pertanian Merangin. Luas tanam di Kabupaten Merangin tercatat naik signifikan:
* Tahun 2024: 10.539 Hektare
* Tahun 2025: 11.692 Hektare
* Peningkatan: 1.153 Hektare (11%)
Bupati menegaskan bahwa capaian ini didukung oleh tiga pilar utama: pembangunan infrastruktur pengairan (irigasi terpompa), penyaluran benih unggul, serta peningkatan mekanisasi melalui bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan).
"Kami ingin melihat sawah-sawah di Merangin menguning sebagai simbol kemakmuran. Walaupun anggaran terbatas, infrastruktur jalan di kawasan pertanian tetap menjadi prioritas kami agar distribusi hasil panen tidak terhambat," tegas Bupati Syukur.
Penyaluran Bantuan Sektoral BioCF ISFL
Pemerintah menyalurkan bantuan besar-besaran Fase Pre-Investment kepada berbagai kelompok tani di Provinsi Jambi: Instansi Pengelola | Bentuk Bantuan & Penerima Manfaat
DTPHP Prov. Jambi | Motor roda 3, Mesin APPO, bibit padi ramah lingkungan (30 ha), dan sarana pupuk organik untuk KT di Desa Seling, Muara Madras, dan Sungai Lalang.
Dinas Perkebunan Sertifikasi ISPO untuk 4 Koperasi/Gapoktan, pembangunan fasilitas pengolahan Nilam di Jangkat, dan perlindungan Indikasi Geografis Kopi Robusta Sungai Penuh.
Dinas Lingkungan Hidup | Penyerahan Registrasi Desa Proklim Status Pratama untuk 11 desa, termasuk Desa Manding Angin, Lubuk Mandarsah, dan Muara Madras.
Dinas Kehutanan | Sarpras Karhutla (Pompa & Embung Portable), bantuan Stup Lebah Madu bagi KMPA, serta mesin operasional MPA di Desa Air Batu dan Muara Pangi.
Inovasi Balai Benih Utama (BBU)
Sebagai langkah nyata optimalisasi lahan, Pemkab Merangin melalui Dinas Pertanian mengelola langsung 40 hektare lahan jagung yang tersebar di empat lokasi strategis: BBU Margoyoso (27 ha), BBU Dusun Tuo (8 ha), BBU Jangkat (4 ha), dan BBU Sungai Manau (1 ha). Program ini diharapkan menjadi percontohan budidaya yang efisien dan berkelanjutan bagi desa-desa lain.
Amrizal
(Humas Sumaterannewss)



