Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

keterangan

Modernisasi Pertanian Linggo Sari Baganti: Petani Milenial Siap Swasembada Pangan

Selasa, 23 Desember 2025 | Desember 23, 2025 WIB Last Updated 2025-12-23T16:07:00Z


 

SUMATERANNEWSS.COM, PESISIR SELATAN – Transformasi sektor pertanian menuju modernisasi di Kecamatan Linggo Sari Baganti mendapat momentum besar. Tokoh masyarakat setempat, Agri Mustakim, bersama Kepala Alsintan Brigade Linggo Duo Asri, Dino Alfajra Putra, menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto serta Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni atas penyaluran bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) bagi para petani di wilayah tersebut.


Bantuan Alsintan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas hasil tani, mulai dari tahap pengolahan tanah hingga masa pascapanen. Menurut Agri Mustakim, dukungan teknologi motorisasi ini sangat krusial mengingat potensi besar yang dimiliki oleh Linggo Sari Baganti.


"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Bapak Bupati Hendrajoni. Bantuan Alsintan ini bukan sekadar alat, melainkan modal utama bagi kami untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen secara keseluruhan," ujar Agri Mustakim dalam keterangannya, Selasa (23/12/2025).



Potensi Geografis dan Peran Petani Milenial Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), secara geografis wilayah Linggo Sari Baganti memiliki ketergantungan pada sektor pertanian yang mencapai 60 persen. Angka ini menunjukkan bahwa sektor agraris merupakan urat nadi perekonomian masyarakat setempat.


Melihat potensi tersebut, Agri menekankan pentingnya peran Petani Milenial sebagai garda terdepan. Kehadiran program Brigade Pangan yang digagas Kementerian Pertanian menjadi harapan baru untuk memodernisasi lahan hingga 200 hektar per kelompok dengan melibatkan pemuda berjiwa bisnis.


"Brigade Pangan adalah solusi untuk regenerasi petani. Dengan dukungan modal usaha, pendampingan, dan akses teknologi canggih, profesi petani kini menjadi menjanjikan dan profesional. Ini adalah kunci mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan," tambah Agri.


Sinergi Brigade Linggo Duo Asri dan Tokoh Masyarakat pada kesempatan yang sama, Dino Alfajra Putra, Kepala Alsintan Brigade Linggo Duo Asri turut menegaskan pentingnya kolaborasi antara praktisi lapangan dengan tokoh masyarakat. Dino secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Agri Mustakim atas dukungan berkelanjutan yang diberikan kepada kelompoknya.


"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Agri Mustakim. Beliau tidak pernah berhenti memberikan dukungan moral maupun strategis bagi kami di Brigade Linggo Duo Asri Sinergi ini adalah kunci agar bantuan Alsintan yang kami terima dapat dimanfaatkan secara maksimal," jelas Dino.



Dino menambahkan bahwa Brigade Linggo Duo Asri kini menjadi ujung tombak dalam menerapkan teknologi mekanisasi, mulai dari traktor modern untuk pengolahan tanah hingga combine harvester untuk efisiensi panen. Upaya ini dilakukan guna mengubah wajah pertanian tradisional menjadi sektor bisnis yang kompetitif bagi generasi muda.


Menuju Ketahanan Pangan Nasional Pernyataan kedua tokoh ini mempertegas bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan petani milenial adalah fondasi utama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional dari tingkat nagari.


"Dengan adanya Alsintan dan bimbingan dari tokoh seperti Pak Agri, kami optimis Linggo Sari Baganti bukan hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan lokal, tapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan nasional. Kami ingin membuktikan bahwa petani milenial adalah profesi yang membanggakan," tutup Dino Alfajra Putra.


Diharapkan melalui koordinasi yang solid ini, regenerasi petani di Pesisir Selatan dapat berjalan cepat, menciptakan kemandirian ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan hidup para petani di masa depan.


Editor Redaksi : Maengki Arwan

×
Berita Terbaru Update