SumateranNews Sarolangun
Kamis(06/02/2025)
Warga SAD merasa menjadi korban setelah minum air sungai Bekap yang merupakan aliran PT Sabang Sawit Nusantara (SSN).
Kejadian bermula saat Temenggung Gino salah seorang warga SAD yang buat camp di desa Rejosari, sekitar tanggal 21 Desember 2024 anaknya melakukan kegiatan berburu di sungai Bekap hilir dari PT SSN Kukus.
Dikarnakan dalam keadaan haus,untuk menghilangkan dahaga maka minum lah seperti kebiasaan mereka untuk meminum sumber air yang ada. Setelah minum air selang beberapa saat, perutnya merasa sakit dan muntah muntah hingga saat ini belum sembuh.
Temenggung Gino kepada Amrizal dari Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia (LPKNI) bersama Totoy Kaperwil Jambi media Newslan.id dan Maskur wartawan Newslan.id mohon bantuannya untuk mencari keadilan karena menjadi korban terkait minum air sungai yang menjadi sumber kehidupan warga SAD tercemar oleh pabrik sawit, yaitu PT SSN. Tempat kejadian di Sungai Bekap yang merupakan aliran hulu nya dari PT SSN.
Salah satu nya merupakan warga SAD saat berburu/memancing ikan juga terkena muntah dan diare karna mengkonsumsi air tersebut hingga saat ini juga belum sembuh.
“Kami sebagai Tumenggung minta keadilan dan pertanggungjawaban kepada PT SSN, karena anak cucu kami setelah minum air sungai Bekap sakit”ucapnya.
“Makanya kami sangat berterima kasih kepada LPKNI yang mau membantu kami mencari keadilan”tambahnya.
“Hari ini anak cucu kami akan di bawa tim LPKNI ke RSUD Kol Abunjani Bangko untuk di periksa kesehatan nya”lanjutnya.
Berita ini di kutip dari media Newsland.id,
Hingga berita ini di terbitkan kami masih menunggu jawaban dari PT. SSN kabupaten Sarolangun atas ketidaknyamanan salah seorang warga SAD yang mengalami sakit.
(Choky)

