Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

keterangan

2 Bulan Gaji Telat Dibayar, Ratusan Karyawan Unjuk Rasa Depan Kantor Manajemen PT Melania Indonesia 'Kami Butuh Duit' Terpaksa Ngutang Hingga Jual Beras

Rabu, 13 Desember 2023 | Desember 13, 2023 WIB Last Updated 2023-12-13T12:37:10Z


 

Banyuasin, Sumaterannews.com — Ratusan massa Karyawan PT Melania Indonesia geruduk kantor manajemen PT Melania Indonesia, unjuk rasa minta hak-hak karyawan segera diberikan, terutama gaji yang sudah telat dua bulan.


Pantauan wartawan, 13 Desember 2023, tampak  ratusan massa karyawan PT Melania Indonesia berbondong-bondong datangi kantor manajemen PT Melania.


Dengan raut wajah penuh semangat lantaran geram karena jeri keringat selama lebih dari dua bulan tak kunjung dibayar.



Para massa aksi bergegas melakukan unjuk rasa di depan kantor Manajemen PT Melania Indonesia, berkumpul menjadi satu di depan halaman kantor manajemen, bersorak lantang sembari menyuarakan apa yang menjadi tuntutannya.


"Kami cuma minta hak kami segera diberikan, gaji kami yang telat dua bulan kiranya segera dibayar, kami butuh uang untuk makan, untuk bayar angsuran, untuk kebutuhan sehari-hari, untuk biaya anak sekolah dan lain sebagainya," kata salah satu Karyawan PT Melania.


Akibatnya, sebagian karyawan mengaku terpaksa berhutang demi mencukupi kebutuhan sehari-hari.


"Kami butuh duit, hutang kami sudah banyak, bahkan kami terpaksa menjual beras yang dibagikan perusahaan demi dapet duit untuk biaya anak sekolah," kata puluhan Ibu-ibu karyawan yang ikut serta turun aksi.


Kendati demikian, meski gaji sudah telat dua bulan, para karyawan PT Melania tetap kerja seperti biasa alias tidak mogok kerja.


Bahkan disela aksi unjuk rasanya, sebagian karyawan PT Melania Indonesia tetap bekerja seperti biasa, hanya sedikit menyisikan waktu kerjanya untuk ikut serta turun aksi.


"Kami tetap kerja," imbuhnya.


Para karyawan PT Melania Indonesia berharap, permasalahan gaji ini agar kiranya dapat segera diselesaikan dan kedepan bisa berjalan lancar seperti sediakalah.



"Kita harap gaji dapat berjalan normal seperti dulu sebelum kepengurusan Sipef beralih ke pengurusan Shamrock," ujarnya.


Pihak perusahaan juga menghalangi para jurnalis masuk ke lingkungan perkantoran PT Melania Indonesia untuk meliput aksi unjuk rasa karyawan.


"Maaf media dilarang masuk, cukup tunggu di pos saja," kata petugas satpam PT Melania Indonesia yang mengaku hanya menjalankan perintah dari atasan.


Sementara, Manajer PT Melania Indonesia belum bisa ditemui dan dihubungi untuk dikonfirmasi lebih lanjut terkait tuntutan karyawan.


"Kalo mau konfirmasi minta surat tembusan dulu ke RMO," kata petugas Satpam, yang menyampaikan pesan dari atasannya.

×
Berita Terbaru Update