Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

keterangan

Tak Senang Ditegur, Karyawan di PS Mall Melakukan Penusukan Terhadap Mantan Sang Pacar

Sabtu, 18 Juni 2022 | Juni 18, 2022 WIB Last Updated 2022-06-18T15:30:29Z



Palembang Sumaterannewss.Com (18/06/2022)

Tidak terima diberi teguran dari mantan pacar dari pacarnya seorang karyawan di pusat perbelanjaan besar di Palembang AP (18) menusuk seorang driver ojek online (ojol) Ahmad Kailani (22). Peristiwa yang menghebohkan pengunjung PS Mall ini terjadi pada hari Kamis 16/06 lalu.


Peristiwa yang sempat viral di media sosial ini bermula saat A.Kailani menyodorkan subuah surat kepada AP dan ternyata dia tidak terima dengan surat yang diminta untuk tanda tangani. Lalu AP merobek surat itu dan memukul A.Kailani di depan Konter HP tempat AP bekerja. Keributan pun menjadi perkelahian antara keduanya. 


Hal ini dijelaskan oleh A.Kailani ditemui wartawan SN saat keluar ruang pemeriksaan Reskrim Polrestabes Palembang Sabtu (18/06). Korban yang didampingi ibunya dan penasehat hukum Iskandar Elfatih, SH serta ketua perkumpulan ojek online TEKAB Palembang Haryono, kemudian turut mendampingi pula Ekky Zakiah Aziz, SH yang sengaja datang dari Jakarta selaku DPP LBH TEKAB Indonesia.


"Aku diminta oleh ibu cewek itu untuk menegur AP cowoknya yg sekarang. Dan diminta oleh ibunya untuk menjauhi anaknya karena sejak pacaran dengan AP  anaknya jauh berubah prilakunya terhadap orang tua jadi tidak baik dan hilang sikap sopan santunnya selama ini.  Aku ni kasian kenapa cewek itu jadi begitu maka aku bersedia untuk menegurnya serta menyuruhnya menanda tangani surat pernyataan yang disuruh ibu cewek itu untuk menjauhi cewek itu," kata Kailani.



Selanjutnya menurut Kei (nama panggilan Kailani) setelah disodorkan surat dan disuruh tanda tangan AP emosi dan merobek surat itu membantingnya ke lantai. Kemudian memukul Kei dari belakang. Merekapun berkelahi tangan kosong dan sempat dilerai oleh karyawan lain. Kemudian Kei melihat AP mengambil pisau dalam tasnya dan mendekat kearahnya. Melihat itu Kei mencoba mencegah dengan melempar HP miliknya ke arah AP dan berusaha lari menghindar. Naasnya saat melarikan diri Kei terpeleset dan jatuh, kesempatan itu digunakan AP untuk menikam Kei secara membabi buta. Karyawan dan pengunjung yang melihat kejadian itu tak berani melerai sehingga Kei mengalami luka tusuk sebanyak lima lobang dan satu goresan. Beruntung disaat genting itu ada beberapa Satpam Mall yang berhasil menyelamatkan Kei dari telikungan AP. Selanjutnya AP diamankan dan dibawa ke kantor Satpam. 


Saat ditanya apakah benar Kei menabrak AP di tempat parkir sebelum kejadian? Sebagaimana beredar di berita medsos. Kei menjawab itu tidak benar. "Bohong berita itu, boleh dicek di cctv tempat parkir" bantah Kei.


Sementara penasehat hukum korban,  Iskandar Elfatih, SH mengatakan bahwa dia bersedia mendampingi korban karena memang sudah kewajibannya selaku pendamping hukum ojek online khususnya yang tergabung dalam organisasi ojek online TEKAB Indobesia. "Jadi kalau ada driver ojol TEKAB perlu bantuan hukum ya itu sudah kewajiban kami selaku pendamping." ujar Iskandar.


Masih menurut dia terhadap kasus yang dihadapi oleh driver ojol dia siap mengawal kasus ini sesuai dengan perundang- undangan yang berlaku. Ketika ditanya apakah  ada upaya damai dari keluarga pelaku, Bang Is (panggilan akrab rekan ojol) menjawab masalah itu terserah kepada keluarga korban dia dan rekan LBH hanya mendampingi.


Turut mendampingi ketua Tekab Indonesia DPD Palembang Haryono menyatakan dia sangat berterima kasih kepada pendamping hukum ojol LBH TEKAB Indonesia Pusat yang mau turun tangan membantu anggota yang ada masalah hukum. "Terima kasih kepada Pak Iskandar Elfatih dan ibu Ekky Zakiah telah turun tangan membantu anggota saya di Palembang. Demikian pula kami sampaikan ucapan terima kasih kepada Satpam PS Mall yang telah menyelamatkan anggota kami. Kalau tidak ada bapak dan ibu satpam disana kami tidak tahu apa yang akan terjadi pada driver  tersebut,"  ucap Haryono.


Sementara diwaktu yang sama DPP LBH TEKAB Indonesia  Ekky Zakiah Aziz, SH. menyatakan sangat menyayangkan kejadian ini. "Karena mereka ini (TSK dan Korban) sama-sama remaja masih sangat muda apa lagi persoalan ini bermula masalah cewek, sangat disayangkan" kata Ekky.


Ekky menjelaskan TEKAB Indonesia adalah organisasi driver ojek online yang ada di seluruh wilayah Indonesia, bukan saja satu operator tapi organisasi ini diisi oleh driver dari Gojek, Grab, Maxxim maupun Shopee.


"Saya sengaja datang dari Jakarta dari DPP LBH TEKAB Indonesia untuk memberikan pendampingan kepada anggota TEKAB Palembang. Memang itu kewajiban kami dan semua itu gratis. Bukan hanya untuk driver yang tergabung dalam organisasi Tekab, tapi driver ojol lain pun maupun di daerah lain kami siap mendampingi secara gratis," pungkas Ekky


Sebagimana diberitakan sebelum nya Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengatakan bahwa timnya sudah mengamankan pelaku penusukan yang viral di medsos. Barang bukti berupa pisau lipat juga telah kita amankan. Pelaku akan terjerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman penjara diatas lima tahun.( Arisnika)

×
Berita Terbaru Update