Sumatterannews.com Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Desa Babatan KecamatanLintangkanan Kabupaten Empatlawang dinilai kurang cermat sehingga banyak warga yang semestinya layak tidak menerima bantuan. Kondisi itu disikapi sejumlah perwakilan warga dengan mendatangi balai desa setempat jum'at (29/4/2022) untuk mempertanyakan validasi data dan meminta pihak pemerintah desa melakukan revisi,
Me (32), warga desa babatan Dusun 8 menyebut saya selaku masyarakat kecewa dengan pihak desa yang terkesan kurang transparan dalam menyalurkan bantuan. Pasalnya, banyak masyarakat yang membutuhkan tidak terdata. Padahal persentase Dana Desa untuk BLT belum mencapai batas maksimal yang ditentukan, yakni tiga puluh persen dari DD.
“Kami hanya ingin tahu, kriteria yang dapat seperti apa, dan anggaranya ada berapa, kok yang dapat cuma 157 kepala keluarga. Padahal warga yang layak menerima ni kan banyak sekali. Kami minta data penerima direvisi dan kuota penerima ditambah,” sebutnya.
Terkesan protes masyarakat ini diterima oleh perwakilan desa, Gt selaku BPD didampingi Awak media dan warga setempat. Permusyawaratan Desa (BPD) Gt, sebagai penengah antara masyarakat dengan pemerintah desa.
nurut AL 47 selaku selaku warga desa , musyawarah antara masyarakat dan pemerintah desa semestinya membuahkan beberapa hasil. Antara lain pemerintah desa diminta transparan dalam menyalurkan bantuan. Masyarakat akan dilibatkan dalam menentukan data penerima bantuan. Kuota penerima bantuan ditambah sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan keuangan desa.
“Data penerima saya minta ditempel di tempat-tempat umum supaya masyarakat tahu, jadi tidak seperti ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Gt (40) menjelaskan bahwa selama ini pemerintah desa telah melakukan pendataan dengan teliti. Namun karena keterbatasan sumber daya desa, ada beberapa yang terlewat.
Menurutnya, pada penyaluran BLT DD tahap satu ada sebanyak 175 KK sudah mendapat bantuan senilai Rp 900.000, yang akan diberikan tiga kali selama tiga bulan. Pada tahap pertama bulan april ini, pihaknya akan menambah kuota penerima bantuan sesuai dengan kriteria masyarakat yang membutuhkan.
“Data yang kita usulkan harus ada tambahan setiap kali penyaluran BLT DD tutupnya"
(Ad)

